Kamis, 10 September 2009

Di washington gelandangan berponsel-ngeblog

Jika di Indonesia gelandangan identik dengan baju kumal dan kotor, bau yang menyengat serta ke gaptekan akan teknologi, lain halnya dengan gelandangan di Washington ibu kota Amerika Serikat. Kaum tunawisma disana mengalami apa yang juga dialami mereka yang tergolong hidup mapan. Yaitu sama-sama terseret arus kemajuan teknologi.

Dilansir oleh Washington Post, kini banyak gelandangan yang memiliki ketergantungan dengan ponsel alias telepon seluler. Contohnya Nokia 6085 GoPhones yang dilengkapi dengan bluetooth dan USB, bagi gelandangan di washington, itu sama sekali bukan kemewahan.

Rommel McBride, 50, yang sudah enam tahun menggelandang di jalanan Washington mengatakan: “Ponsel itu sudah jadi kebutuhan. Jika Anda hidup di jalanan, ponsel adalah satu-satunya medium untuk bisa mengecek apakah kupon makanan (gratis) masih ada, aplikasi rumah disetujui atau tidak, atau juga apakah lamaran pekerjaan sudah diterima. Lewat ponsel-lah, mereka yang hidup di jalan bisa berkomunikasi dengan dunia.”

Wakil direktur program untuk pelayanan masyarakat Washington, menyatakan terkejut saat beberapa gelandangan memberinya nomor ponsel dan alamat e-mail. Beberapa gelandangan yang ada di bawah pengawasan Miriam’s Kitchen juga menggunakan kamera ponsel untuk memotret ibu negara Mihelle Obama saat menjamu mereka makan siang. hoohooo menarik juga ya..

Masihkah Anda menyombongkan diri dengan handphone Anda?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar