Jumat, 11 September 2009

Hari ini, 8 Tahun yang Silam, mengenang 11 September 2001

Masyarakat New York hari ini memperingati 8 tahun serangan atas gedung kembar menara bisnis, World trade Center. Sebuah upacara akan dilangsungkan di Ground Zero, tempat bekas menara naas itu berdiri, untuk mengenang mereka para korban serangan terkoordinasi pada 11 September 2001.

Tempat acara itu berlangsung masih berbentuk gedung sebagai situs memorial, sekaligus sebuah museum dan ada 5 gedung pencakar langit baru.

Proyek 5 gedung pencakar langit baru itu sendiri tersebut terganjal banyak pernyataan politis,masalah finansial dan sengketa. Selain itu, masih ada juga perselisihan di antara pihak pengembang dan pemilik tanah atas persyaratan sewa. Demikianlah menurut situs berita BBC.

Sedikit mengingat peristiwa maut 8 tahun silam, marilah menyimak

Serangan 11 September 2001 ialah empat serangan terorisme yang terjadi pada tanggal 11 September 2001. Mereka mengambil empat pesawat dan menabrakkan ketiganya ke bangunan di Amerika Serikat. Sebenarnya targetnya ada empat bangunan, namun pada kasus terakhir, para teroris gagal. Sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan terorisme ini.Kronologi peristiwa ini adalah:

1. American Airlines Penerbangan 11, yang menabrak menara World Trade Center yang utara
2. United Airlines Penerbangan 175, yang menabrak menara World Trade Center selatan
3. American Airlines Penerbangan 77, yang menabrak The Pentagon.
4. United Airlines Penerbangan 93, yang menabrak ke tanah.

Para teroris itu ingin menabrakkan pesawat ke U.S. Capitol Building atau Gedung Putih. Penumpang di pesawat itu mencoba mengambil alih pesawat, dan para teroris menabrakkan pesawat cepat saat pesawat jatuh.

Tiap orang dari keempat pesawat tewas, termasuk seluruh penabraknya. Ribuan jiwa di World Trade Center dan Pentagon juga tewas, dan kedua menara World Trade Center jatuh dan hancur. Inilah serangan terbesar oleh orang non-Amerika pada AS sejak 1814.

Beberapa jam setelah serangan, FBI telah mampu mendapatkan nama-nama dan data personal dari pilot dan pembajak yang dicurigai.Koper Muhammad Atta, yang tidak diteruskan dari penerbangan Portlandnya ke penerbangan 11, berisi berkas-berkas yang membuka identitas semua 19 pembajak, dan petunjuk penting lainnya mengenai rencana mereka, motif, dan latar belakang.[3] Pada hari penyerangan, NSA menyadap komunikasi yang menunjuk pada Osama bin Laden. Badan intelijensi Jerman juga mendapatkan hasil yang sama. Pada 27 September 2001, FBI mempublikasikan foto-foto dari 19 pembajak bersama informasi mengenai kemungkinan nasionalitasnya dan nama-nama aliasnya. Lima belas dari penyerang berasal dari Arab Saudi, dua dari Uni Emirat Arab, satu dari Mesir, dan satu dari Lebanon. Berlawanan dengan profil penyerang bunuh diri pada umumnya, pembajak-pembajak tersebut terdidik, dewasa, dimana sistem kepercayaannya sudah terbentuk sepenuhnya.

Lepas dati semua itu, ada beberapa teori konspirasi yang merebak di masyarakat dunia dan Indonesia yaitu:

Diduga pelakunya ialah bangsa Israel, menurut sebuah fakta menarik, dari laporan time.com, dari sekitar 6.000 korban runtuhnya gedung WTC, hanya beberapa saja yang orang Yahudi. Padahal ada 4.000 orang Yahudi yang mencari nafkah di gedung itu. Konon, mereka sebelumnya telah dilarang mendekati gedung nahas itu oleh kelompoknya. Pengamat intelijen yang juga mantan KaBaKIn, Zaini Anshar Maulani (1939-2005), kemungkinan temuan itu ada benarnya. Sebab selama ini Israel sering memanfaatkan dan memprovokasi beberapa orang Arab fanatik untuk melakukan teror bunuh diri itu. Namun sayangnya, FBI, CIA, dan pejabat keamanan AS tak sungguh-sungguh mengusut informasi bahwa pada tanggal itu 4 ribu orang Yahudi libur. Menurut salah satu sumber berita, bahwa saat peledakan itu, juru kamera Yahudi tampak bersuka cita atas tabrakan itu.
Z.A. Maulani juga menyebut Tentara Merah Jepang. Selain perkara ideologi, beberapa saat usai serangan, sebuah media lokal di Yordania ditelepon seseorang yang mengaku anggota kelompok radikal Jepang itu. Si penelepon menyatakan bertanggung jawab atas aksi itu. Menurutnya, serangan itu ialah pembalasan atas bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.
Beberapa hari setelah serangan, ada seorang penelepon ke televisi Abu Dhabi. Mengaku dari Front Demokratik Pembebasan Palestina (DFLP), penelepon itu mengaku pihaknya bertanggung jawab atas tragedi itu. Namun tak lama kemudian, lewat TV yang sama, seorang pejabat senior DFLP membantah klaim tadi.

Download Foto Tragedi World Trade Center Slide Show
referensi: news.b bc.co.uk/2/hi/americas/8249810.stm & id.wiki pedia.org/wiki/Serangan_11_September_2001

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar